Gerakan Ayah Mengambil Rapor Digaungkan, DP3APPKB Belu Dorong Peran Aktif Ayah dalam Pendidikan Anak

Atambua –19-12-2025 – Himbauan kepada para ayah untuk meluangkan waktu mendampingi anak saat menerima rapor di sekolah mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Belu, sejalan dengan Surat Edaran Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Belu tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor di Sekolah.

Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga secara resmi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 1163/400.3/PKO/XII/2025 tertanggal 15 Desember 2025. Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh Kepala Sekolah PAUD, SD, dan SMP se-Kabupaten Belu, dengan penekanan agar pada momentum pembagian rapor akhir semester, orang tua, khususnya ayah, hadir langsung di sekolah untuk mendampingi anak menerima hasil belajar.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga serta perwakilan BKKBN Provinsi NTT, yang menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sebagai bagian dari penguatan ketahanan keluarga.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris DP3APPKB Kabupaten Belu Vinsentius Y Bere,S.Pt,MM menegaskan bahwa peran ayah dalam pendidikan anak tidak boleh dipandang sebelah mata.

“Bagi para ayah, luangkan waktu untuk menemani anak saat menerima rapor di sekolah. Hal itu akan menjadi kebanggaan bagi anak dalam meraih cita-citanya. Jadilah ayah teladan dalam keluargamu,” ungkapnya.

Menurutnya, kehadiran ayah saat pengambilan rapor bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk dukungan emosional yang berdampak langsung pada rasa percaya diri anak. Keterlibatan ayah juga menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang serta pembentukan karakter anak sejak dini.

Sejumlah ayah staf DP3APPKB , Yustus Koli,A.Md dan Yulius Martins Naibuti,SH dan Suami dari Staf Yosef Kolo,Nampak hadir dan terlibat menanggapi himbauan ayah ambil raport di sekolah

Pantauan di lingkungan DP3APPKB Kabupaten Belu menunjukkan bahwa himbauan ini mulai diterapkan secara nyata. Sejumlah ayah yang merupakan staf DP3APPKB maupun suami dari staf perempuan mengaku telah meluangkan waktu untuk mengambil rapor anak mereka hari ini di sekolah masing-masing. Sementara itu, sebagian lainnya menyampaikan rencana untuk mendampingi anak menerima rapor pada hari berikutnya, menyesuaikan dengan jadwal pembagian rapor, waktu kerja, dan aktivitas keluarga.

Salah seorang ayah yang juga merupakan staf DP3APPKB Yustus Koli,A.Md mengungkapkan bahwa kehadirannya di sekolah memberikan dampak emosional yang positif bagi anak.

“Anak merasa lebih diperhatikan dan bangga ketika ayahnya hadir langsung. Ini juga menjadi momen evaluasi bersama untuk mendukung prestasi mereka ke depan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh suami salah satu staf DP3APPKB Yosef Kolo. Ia menilai bahwa kegiatan sederhana seperti mengambil rapor bersama anak mampu mempererat hubungan emosional dalam keluarga. Menurutnya, peran ayah tidak hanya terbatas pada pemenuhan kebutuhan ekonomi, tetapi juga pada pendampingan pendidikan dan pembentukan karakter anak.

DP3APPKB Kabupaten Belu berharap Gerakan Ayah Mengambil Rapor di Sekolah dapat menjadi budaya positif di tengah masyarakat dan dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan peran ayah yang semakin kuat dan seimbang dengan peran ibu, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berprestasi, dan berkarakter.

Gerakan ini juga diharapkan menjadi momentum refleksi bersama bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama, yang dimulai dari keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama dan utama.foto & Liputan : Jun Naibuti (DP3APPKB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *